RSS

MENGENAL LEBIH JAUH PEMIKIRAN POLITIK MONTESQUIEU (1688-1704)

06 Nov
A picture of Montesquieu
Montesquieu

Mendengar namanya menjadi teringat ketika masa-masa SMP, atau SMA dulu ketika mengikuti mata pelajaran PPKn yang sekarang menjadi PKn.Memang tokoh itu.dikenal sebagai filosofi Prancis yang memberikan semangat besar terhadap perkembangan pemikiran hukum dan politik, serta dikenal sebagai pengikut John Locke. Di Prancis, Monstesquieu terkenal sebagai orang yang mengembangan gagasan Inggris, tentang kebebasan, tolerensi, sikap sewajarnya dan pemerintahan konstitusional.Sebagai perintis dalam filsafat sejarah dan pendekatan sosiologis pada masalah politik dan hukum (Sahid Gatarara, 2008: 97).
Segala gagasan Montequie tentang politik atau negara tentang dalam karya-karyanya. Karya-karyanya ada tiga. Pertama, Surat-Surat Persia (The Persia Letter). Satu-satunya karya nonfiksi Montesquieyang ditulis sejak tahun 1717 dan diterbitkan di Amsterdam 1721, merupakan karya yang ditulis tanpa nama (anonym). Karena posisina waktu itu sebagai anggota parlemen, kritik-kritik yang dilontarkan kepada Louis XIV adalah melalui novelnya dengan melakukan penyamaran.
Timbul berbagai kecaman dan kritikan tajam yang dtujukan kepada pemerintah dan kondisi sosio-kultual masyarakat Prancis yang berkembang waktu itu, tertuang dalam karyanya antara lain:
1. terhadap kebiasaan kebuadyaan masyarakt Prancis yang hipokrit (munafik), dia menyebutnya sebagai hipocrity cultural
2. kritik terhadap kesewenang-wewangan Kaisar Louis XIV dan kekuasaan Paus XIV dan kekuasaan Pua (yahng disebut sebagai tukang sulap)
3. Pada kaum intelektual yang cendurung banyak berkhayal (utopis) tanpa berbuat sesuatu
4. agama cenderung merupakan depostisme dan otoriterisme dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan public, serta mendorong orang berbuat fatalistic. Menurutnya, walaupun agama tidak ada, keadilan tetap harus diagungkan.
5. yang paling subversive adalah kritikkannya adalah kritik dia akan perkawinan incest dan poligami yang dilakukan oleh orang Islam
6. tentang bunuh diri indivu dan politik (kasus Roxane dan bangsa Romawi)
7. model pemerintahan yang paternal seperti Roma pantas dipertahankan karena pemerintah terbaik adalah yang mengikuti kehendak rakyatnya
8. montesquieu menetapkan dua prinsip penting dalam teori politik. Pertama semua masyarakat bersandar pada solidatitas kepentingan, kedua adanya suatu masyarakat bebbas hanyalah di atas dasar penggabungan keutamaan warga negara, seperti Rebulik masa lampau.
Kedua, sejarah kebesaran dan ejatuhan Romawi (Considations on the greatness and decline of the Romans). Buku yang kedua ini adalah sebuah karangan pendek bersifat sementara yang diterbitkan di Belandatahun 1734, juga secara anonym. Namun, akhirnya bisa beradar secara bebasdi Prancis.Walaupun buku ini kurang terkenal, pembahasannya tentang sejarah kekaisaran Romawi merupakan dokumen sejarah paling lengkap tentang masyarakat politik. Studinya tentang masalah ini membawanya pada konsep yang dikembangkan dalam The Spirit of Laws.

Ketiga, karya besar Montesquieu adalah semangat hukum (The Spirit of Laws). Tidak seperti dua karyanya terdahulu, pemikiran Montesquieu dalam The Spirit of Laws memberikan alternative-alternatif politik yang masuk akal. Lebih lanjut, pemikiran politik Montesquieu dalam karya ini adalah :
1. hukum dan bentuk pemerintahan ditentukan oleh banyaknya orang yang berkuasa dan prinsip nilai yang digunakan.Pemerintahan dibagi menjadi tiga macam: republik, monarki, dan depotis.
2. kondisi di atas mempengaruhi gagasannya tentang Trias Politica yang memisahkan kekuasaan Negara dalam tiga bentuk kekuasaan (eksekutif, legistif, dan yudikatif).
3. dua factor utama yang membentuk watak masyarakat, yaitu secara fisik dan mental. Faktor fisik adalah iklim dan letak geografis yang mengakibatkan munculnya mental tertentu. Faktor moral juga berpengaruh penting terhadap agama, kebiasaan, ekonomi, dan perdagangan.

Ditambah lagi bahwa masalah undang-undang ekonomi, yang ia khususkan pada perniagaan, memperbaikisekaligus merusak tata krama dan nilai moral (seperti yang dikeluarkan Plato).Selain itu, ada hubungan antara perdagangan dan pemerintahan.Bahkan, kemiskinan diklasifikasikan dalam dua hal; karena akibat kekjaman pemerintah (adanya perbudakan), dan karena diri mereka yang menggap bahwa kemiskinan merupakan bagian dari kebebebasan mereka.

 
Leave a comment

Posted by on November 6, 2010 in politic

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: